Menentukan Unsur Berita dan Menyimpulkan Berita

Diposting pada

Vadcoy.com – Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.. Pada kali ini Mang Ocoy ingin membagikan Mapel Bahasa Indonesia dengan materi Menentukan Unsur Berita dan Menyimpulkan Berita.

Materi tersebut merupakan Mapel Bahasa Indonesia kelas 8 SMP/MTs yang akan adek-adek pelajari. Mang Ocoy mengambil referensi materi tersebut dari buku LKS. Semoga bisa bermanfaat bagi adek-adek kelas 8 SMP/MTs semuanya!

Menentukan Unsur-Unsur Berita

Berita bisa diartikan sebagai suatu informasi yang menyajikan cerita atau keterangan mengenai kejadian atau peristiwa yang hangat. Dalam menyampaikan informasi ini, berita disajikan melalui beberapa media, yaitu cetak, elektronik, dan daring.
Dasar-dasar penyajian informasi sebuah berita ini bersumber dari teks berita. Suatu teks bisa dikatakan sebagai teks berita harus memenuhi enam unsur berita. Enam unsur teks berita adalah what, who, when, where, why, dan how.
Unsur what (apa) adalah unsur berita mengenai peristiwa yang diberitakan. Unsur who (siapa) adalah unsur berita mengenai orang yang terlibat dalam peristiwa yang diberitakan. Unsur when (kapan) adalah unsur berita mengenai informasi waktu kejadian atau waktu peristiwa yang diberitakan.
Unsur where (di mana) adalah unsur berita mengenai informasi tempat terjadinya peristiwa yang diberitakan. Unsur why (mengapa) adalah unsur berita mengenai sebab atau alasan terjadinya peristiwa yang diberitakan.
Unsur how (bagaimana) adalah unsur berita mengenai detail kronologis kejadian atau akibat dari peristiwa yang diberitakan. Unsur-unsur tersebut merupakan muatan-muatan yang harus ada dalam suatu teks berita.
Tujuan dari kelengkapan unsur tersebut agar informasi yang disampaikan kepada masyarakat tidak ambigu atau terjadi multitafsir. Untuk memudahkan mengingat mengenai keenam unsur tersebut, sering pula disingkat menjadi 5W + 1H.

Menyimpulkan dan Meringkas Berita

1. Menyimpulkan Berita

Menyimpulkan berita bisa diartikan sebagai kata-kata akhir suatu uraian berita. Simpulan berita didasarkan pada ringkasan berita yang telah dibuat. Pada tahap menyimpulkan berita, suatu ringkasan berita menjadi sangat bermanfaat.
Hal ini karena ringkasan berita dapat mengerucut menjadi suatu simpulan. Menyimpulkan berita harus berpedornan pada rumus 5W + 1H. Berikut ini adalah bagan menyimpulkan berita.

2. Meringkas Berita

Berita biasanya disajikan dalam bentuk teks atau narasi yang panjang. Dalam hal inilah diperlukan kemampuan untuk meringkas berita. Meringkas berita artinya membuat suatu berita menjadi ringkas.
Fungsinya untuk mengefisienkan waktu seseorang dalam mendapatkan, memahami, dan mengolah suatu berita sebagai suatu informasi tanpa harus menghabiskan banyak waktu untuk membaca.
Meringkas berita harus didasari pengetahuan mengenai unsur-unsur berita. Pengetahuan terhadap kelengkapan enam unsur berita akan memudahkan seseorang dalam meringkas berita.
Beberapa tahapan dalam meringkas berita, yaitu mendengarkan atau membaca berita. Artinya untuk meringkas sebuah berita, seseorang harus terlebih dahulu mendengarkan berita atau membacanya.
Mencatat pokok-pokok berita, maksudnya setelah mendengarkan atau membaca berita, seseorang harus mencatat pokok-pokok berita. Hal ini dapat dilakukan dengan mengidentifikasi enam unsur berita, yaitu 5W + 1H.
Menyampaikan kembali secara lengkap dan ringkas, maksudnya melalui pokok-pokok berita yang telah didapatkan sebelumnya, seseorang dapat menyampaikan atau menyajikan suatu berita secara ringkas. Hal ini berdasarkan pokok-pokok berita tersebut. Berita yang ringkas dapat mudah dipahami oleh pembacanya.
Silahkan baca juga:  5 Perilaku Berbuat Baik Kepada Kedua Orang Tua

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *