Kumpulan Puisi Tentang Pendidikan

Diposting pada


Vadcoy.com – Pada postingan kali ini, Admin akan membagikan kumpulan puisi tentang pendidikan. Berikut ini adalah kumpulan puisi tentang pendidikan, dan semoga bisa bermanfaat bagi Anda yang membacanya.

Pendidikan Indonesia Kekinian

Dua puluh satu tahun sudah umurku.
Dua belas tahun lebih aku menuntut ilmu.
Apa benar kata pepatah bilang?
Apa yang lebih baik dari ilmu dituntut?
Ya.. Ilmu dituntut untuk mencari uang.
Ilmu dituntut untuk mencari kesenangan.
Tapi hakikatnya bukan itu.
Titel sarjana pun hanya dituntut sebagai embel-embel sarjana semata.
Sarjana yang hanya pandai menjiplak.
Sarjana yang hanya pandai membajak.
Tetapi, semuanya tidak ada yang perlu disalahkan.
Hanya saja, seperti yang sudah kita ketahui bersama.
Pendidikan Indonesia kekinian, nilai lebih penting daripada kejujuran.
Akhirnya mewabah!
Tujuh puluh tiga tahun Indonesia meredeka.
Lantas, bagaimana Indonesia berbenah?
Tentang pendidikan yang menjadi problema.
Apa yang lebih baik dari ilmu dituntut?
Ilmu dituntut harus berlandakan ketulusan.
Ilmu juga dituntut untuk diamalkan.
Sehingga membawa Indonesia ke gerbang kemerdekaan yang sesungguhnya.
Pengarang: Gian Raju Hidayatullah


Kisah Pendidikan di Indonesia

Bakti pada negeriku
Bagi penerus generasi cerdas
Abdi pada negeriku
Bagi para penyalur ilmu
Aspirasi pendidikan kian meluas
Mengarah pada didikan positif
Kaya akan ilmu pengetahuan
Jauhkan rakyat akan keterpurukan
Abad puta merah pendidikan
Berilmu tinggi, amanah, dan teladan
Inspirasi untuk pemimpin bangsa
Mengayuh impian yang tinggi
Pengganti generasi zaman lalu
Penambal generasi yang rapuh
Gemilang cemerlang didikan di Indonesia
Menambah kepiawaian bangsa Indonesia
Pengarang: Anggi Purwanti


Pendidikan Anak Negeri

Kutuliskan sajak tentang pendidikan negeriku
Di atas meja kayu berdebu
Anak-anak rela mengais mimpi
Dari perjalanan hidup yang telah menghampiri
Pergi ke sekolah tanpa sentuhan alas kaki
Mereka sudah fasih dengan jalanan terjal berbatu
Apalagi dengan sungai berjembatan sebilah bambu
Mereka relakan semua itu mengalun santai
Kata mereka, semua ini untuk negeriku tercinta
Meski kadang suaranya harus tertelan penguasa
Tapi pendidikan baginya harus mengudara
Tak peduli jika harus menyetor nyawa
Masih sebegitu runyamkah pendidikan?
Anak-anak negeri menganyam impian
Pada mereka, kita menyerahkan masa depan
Tolong jangan biarkan mereka terabaikan
Pengarang: Nadia Eva Nur F.


Selamat Tinggal Guruku

Kita berada di sini bersama waktu yang akan tertinggal
Hari ini kutemui dan baru kusadari
Di setiap detak kemarahanmu guruku adalah kasih sayang
Setiap teguranmu adalah harapan yang mengantarkan pada masa depan
Sebentar lagi, kami akan pergi meninggalkan tempat ini
Kurasakan kasihmu yang nyata, kan kurangkul mimpi
Kuharapkan keikhlasanmu guruku, yang telah mendidikku
Kuharapkan doamu agar mengalir mengiringi kehidupan kami
Diri seringkali khilaf, semula ada kesal dalam kalbu ini
Pada hari ini, telah kucincang segala rasa kesal
Telah ku lumat prasangka padamu guruku
Kan ku kumpulkan semua kebaikanmu
Agar ku melangkah dengan restumu
Yang telah mendidikku, mengenalkanku dengan huruf
Membuka mataku pada dunia ilmu
Kami akan tinggalkan sekolah ini dan kau tetap di sini
Selamat tinggal guruku!
Silahkan baca juga:  21 Karakteristik Sekolah yang Maju dan Efektif (Episode 1)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *