Definisi Teks Anekdot, Sejarah dan Fungsinya

Vadcoy.com – Definisi Teks Anekdot, Sejarah dan Fungsinya – Postingan ini mengundang Anda untuk menjadi pemancar kegembiraan dengan mempelajari cara membagikan pelajaran kerajinan dan cerita Anda. Konten termasuk mendefinisikan struktur karya dan karakteristik teks naratif. Itu juga dilengkapi dengan aturan atau cara membuat anekdot.

Definisi Teks Anekdot

Definisi Teks Anekdot, Sejarah dan Fungsinya

Teks bukan hanya sekedar tulisan dan rangkaian kata-kata. Lebih luas lagi, teks bermakna segala macam cara untuk mengomunikasikan gagasan atau pemikiran. Itulah sebabnya relief dalam sebuah candi hingga simbol dalam sebuah lukisan dapat bermakna sebagai teks.

Anekdot berasal dari bahasa Yunani, an = tidak, dan ekdote = penampilan, publikasi. Dengan demikian, anekdot dapat dimaknai sebagai sesuatu yang tidak ditampakkan atau dipublikasikan.

Hal ini berkaitan dengan salah satu  fungsi anekdot, yaitu untuk menyampaikan sesuatu secara tersembunyi. Pada masa itu anekdot digunakan untuk menyampaikan ketidaksetujuan kepada orang lain secara tidak frontal.

Sejarah Anekdot

Istilah anekdot memang pertama kali dikenal di Yunani, dimana anekdot digunakan sebagai olokan. Olokan atau sindiran tersebut biasanya ditujukan kepada pemerintahan, senat atau orang terkenal lain.

Dari Yunani, kita mengenal Socrates sebagai filsuf yang kerap mengeluarkan pernyaaan anekdotal. Sedangkan dari Arab, kita mengenal Abu Nawas yang kerap menggunakan anekdot terhadap Sultan Harun ar-Rasyid.

Lebih jauh lagi, sejarah anekdot bahkan bisa ditelusuri sampai kisah para Nabi masa lampau. Seperti ketika Ibrahim atau Abraham menggunakan anekdot melawan raja Namrud. Yaitu ketika mereka berdebat soal siapa yang menghancurkan patung-patung di tempat peribadatan.

Baca juga:  Contoh Teks Drama Bertema "Kebersihan Sekolah"

Fungsi Teks Anekdot

Teks anekdot dapat dianggap sebagai sebuah karya sastra, karena mengandung unsur kreativitas berbahasa. Sebagai sastra yang eksis daam kehidupan manusia, anekdot memiliki beberapa fungsi sebagai berikut.

1. Anekdot Sebagai Karya Sastra

Keberadaan anekdot telah dikenal sepanjang sejarah peradaban manusia. Sebagian anekdot terabadikan dengan baik secara tertulis, tapi kebanyakan hanya lewat lisan. Dari sini, anekdot dapat dianggap sebagai sebuah karya sastra yang mengiringi evolusi peradaban manusia.

2. Anekdot Sebagai Kritikan atau Sindiran

Sejak awal kemunculannya, anekdot digunakan untuk mengkritik orang, kelompok, atau pihak lain. Biasanya yang dikritik merupakan pemerintah, penguasa, atau orang yang memiliki kewenangan besar. Menggunakan anekdot membuat kritikan tersebut ditampilkan dalam bentuk sindiran yang lucu.

3. Anekdot Sebagai Humor

Salah satu unsur yang ada dalam sebuah anekdot adalah kelucuan. Memang keharusan bahwa anekdot itu lucu. Karena anekdot lucu akan membuat fungsi kritik anekdot terasa tidak terlalu keras. Oleh karena itu, anekdot dapat berfungsi sebagai humor yang lucu.