Beberapa Keutamaan Puasa Tarwiyah Tanggal 8 Dzulhijjah

Vadcoy.com – Pada postingan kali ini, Mang Ocoy akan membahas tentang Beberapa Keutamaan Puasa Tarwiyah Tanggal 8 Dzulhijjah. Silahkan simak penjelasannya dibawah ini.

Puasa Tarwiyah mempunyai beberapa keutamaan penting, seperti menghapus dosa dan juga mendapatkan pahala seperti yang didapatkan Nabi Ayyyb.

Puasa di hari Tarwiyah termasuk dalam rangkaian puasa Dzulhijjah yang dilakukan sebelum Hari Raya Idul Adha.

Dilansir dari Tribun, Pelaksanaan puasa tariwiyah ini sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadis agar memperbanyak amalan di hari-hari awal Dzulhijjah.

“Tidak ada hari-hari yang lebih agung di sisi Allah dan amal saleh di dalamnya lebih dicintai oleh-Nya daripada hari yang sepuluh (sepuluh hari pertama bulan Zulhijah), karenanya perbanyaklah tahlil, takbir, dan tahmid di dalamnya.”

Puasa di hari tarwiyah dilaksanakan pada tanggal 8 Dzulhijjah, atau satu hari sebelum Hari Arafah.

Lantas apa keutamaan dari puasa Tarwiyah 8 Dzulhijjah?

Dikutip laman Bimas Islam Kemenag, berpuasa di hari Tarwiyah memiliki beberapa keutamaan, sebagaimana disebutkan dalam kitab-kitab para ulama.

Pertama, puasa hari Tarwiyah dapat menghapus dosa setahun sebelumnya.

Ini ditegaskan oleh ulama Malikiyah, sebagaimana disebutkan dalam kitab Al-Mausu’ah Al-Fiqhiyah Al-Kuwaitiyah berikut.

Untuk mendorong puasa di hari Tarwiyah, telah diriwayatkan bahwa pahala puasa di hari Tarwiyah dapat menyamai pahala puasa setahun penuh. Ulama Malikiyah menegaskan bahwa puasa di hari Arafah dapat menghapus dosa setahun sebelumnya.

Kedua, mendapatkan pahala sebagaimana pahala yang didapatkan oleh Nabi Ayyub.

Ini sebagaimana riwayat dari Abu Hurairah yang disebutkan dalam kitab Nuzhah Al-Majalis wa Muntakhab Al-Nafa-is berikut:

Barangsiapa yang berpuasa pada hari Tarwiyah, maka Allah akan memberikan pahala seperti pahala kesabaran Nabi Ayyub alaihissalam atas musibahnya. Barangsiapa yang berpuasa pada hari Arafah, maka Allah akan memberikan pahala kepadanya seperti pahala Nabi Isa alaihissalam.

Baca juga:  Inilah Penyebab Kemunculan Mikroplastik Dan Penyebarannya

Puasa Arafah

Tanggal 9 Dzulhijjah merupakan hari Arafah, di mana umat muslim yang berhaji melakukan wukuf di padang arafah.

Bagi orang yang tidak berhaji, maka disunnahkan untuk melakukan puasa pada 9 Dzulhijjah yang dinamakan Puasa Arafah.

Mengutip Buku Pintar Panduan Lengkap Ibadah Muslimah oleh Ust.M. Syukron Maksum, keutamaan orang yang berpuasa Arafah maka Allah SWT akan memberikan ampunan atas dosa-dosa di tahun lalu dan yang akan datang.

Hal tersebut sebagaimana sesuai sabda Rasulullah SAW:

“Dapat menebus dosa tahun yang lalu dan yang akan datang.” (HR. Muslim).

Dalam hadis lain juga diungkapkan Rasulullah bersabda:

“Puasa pada hari Arafah dapat menghapuskan dosa selama dua tahun, yaitu tahun yang berlalu dan tahun yang akan datang”. (Riwayat jamaah ahli hadis kecuali Bukhori dan Turmudzi).

Berikut niat puasa Tarwiyah dan Arafah:

Nawaitu shauma tarwiyah sunnatan lillahi ta’ala

“Saya niat puasa Tarwiyah, sunah karena Allah ta’ala.”

Nawaitu shauma arafah sunnatan lillahi ta’ala

“Saya niat puasa Arafah, sunah karena Allah ta’ala.”