Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Prinsip Etos Kerja Muslim dan Manfaat Etos Kerja

Vadcoy.com - Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.. Pada kali ini Mang Ocoy ingin membagikan Mapel Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti dengan materi "Prinsip Etos Kerja Muslim dan Manfaat Etos Kerja".

Materi tersebut merupakan Mapel PAI dan BP untuk kelas 11 SMA/SMK yang akan adek-adek pelajari. Mang Ocoy mengambil referensi materi tersebut dari buku Paket PAI dan BP Kelas 11 SMA/SMK. Semoga bisa bermanfaat bagi adek-adek kelas 11 SMA/SMK semuanya!

Prinsip Etos Kerja Islam dan Manfaat Etos Kerja

Prinsip Etos Kerja Muslim dan Manfaat Etos Kerja

Prinsip Etos Kerja menurut Islam

Etos kerja atau bisa disebut juga dengan kerja keras. Setiap muslim wajib hukumnya untuk bekerja keras dan tidak malas-malasan.

Bekerja juga merupakan fitrah, sehingga jika ada yang enggan dan malas bekerja, sungguh ia telah melawan fitrah diri, dan menurunkan derajat dan martabatnya sebagai khaira ummah (umat terbaik).

Berikut ini adalah prinsip etos kerja atau bekerja keras menurut Agama Islam.

1. Bekerja, Beraktifitas, dan Beramal karena Allah

Maksudnya seluruh kegiatan hidupnya dilakukan sebagai perwujudan rasa syukur kepada nikmat Allah Swt. Misalnya dia bekerja sebagai petani, maka dia bertani hanya karena Allah Swt. (Q.S. Saba’/34: 13).

2. Berorientasi Akhirat

Maksudnya menetapkan sasaran pencapaian hasil kerjanya kepada kesuksesan dunia dan akhirat. Jika dia bertani padi, maka dalam bertani bukan hanya untuk dunianya saja, namun untuk akhirat juga. (Q.S. al-Baqarah/2: 201).

3. Berkarakter Kuat

Maksudnya memiliki reliability, dapat diandalkan, dan juga memiliki kekuatan fisik, mental, dan spiritualnya pun demikian. (Q.S. al-Qashash/28: 26).

4. Berkarakter Amanah

Maksudnya memiliki integritas, jujur, dan dapat memegang amanah. Terutama jika dia sebagai seorang pemimpin. Maka jadilah pemimpin yang amanah kepada rakyatnya. (Q.S. al-Qashash/28: 26).

5. Bekerja Kerja Keras

Maksudnya sikap pantang menyerah dan terus mencoba sampai berhasil. Kita dapat meneladani ibu dari Nabi Ismail a.s. (Siti Hajar). Beliau pekerja keras, tidak mengenal kata gagal (atau memandang kegagalan sebagai sebuah kesuksesan yang tertunda).

6. Bekerja Cerdas

Selain beekerja keras, kita juga harus bekerja cerdas. Maksudnya memiliki pengetahuan dan keterampilan; terencana; memanfaatkan segala sumber daya.

Jika etos kerja dimaknai semangat kerja, maka etos kerja seorang muslim bersumber dari visinya, yaitu meraih kebahagiaan dunia dan akhirat.

Jika etos kerja difahami sebagai etika kerja, sekumpulan karakter, sikap, mentalitas kerja, maka dalam bekerja, seorang muslim senantiasa menunjukkan kesungguhan.

Manfaat Etos Kerja

Manusia diwajibkan berusaha dalam rangka memenuhi kebutuhan hidup dan tidak terlalu tergantung dengan orang lain, karena Allah Swt. sudah menjamin rezeki setiap makhluk-Nya.

Namun demikian, bukan berarti kita bermalas-malasan menunggu rezeki, tetapi harus berusaha dengan sungguh-sungguh. Tanpa itu, mustahil keinginan akan tercapai. Adapun manfaat dari bekerja keras, antara lain.
  1. Menjaga kehormatan diri, karena dengan bekerja keras, hidup akan menjadi mandiri dan bermartabat.
  2. Merupakan sarana untuk memenuhi kebutuhan hidup, baik yang bersifat pribadi maupun bagi keluarga.
  3. Sarana beribadah kepada Allah Swt., karena wujud pengabdian kepada Allah Swt. adalah dengan bekerja keras.
  4. Memperkuat karakter seseorang, karena dengan bekerja keras, muncul sifat tabah, sabar dan tidak mudah putus asa, bila menghadapi masalah atau problema.
  5. Menjadi bagian realisasi dari peran manusia sebagai khalifah dalam mengelola alam ini.
Itulah Mapel atau materi pelajaran yang berjudul "Prinsip Etos Kerja Muslim dan Manfaat Etos Kerja" yang bisa Mang Ocoy bagikan. Semoga bisa bermanfaat bagi adek-adek semuanya..

Posting Komentar untuk "Prinsip Etos Kerja Muslim dan Manfaat Etos Kerja"