Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Cara Penggunaan Bahan Ajar Tematik Berbasis Model Pembelajaran Inkuiri

Vadcoy.com - Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Bapak/Ibu guru yang dirahmati Allah SWT. Pada postingan kali ini, Mang Ocoy mau menjelaskan tentang cara penggunaan bahan ajar tematik berbasis model pembelajaran ikuiri.

Sebelum membahas cara penggunaan model pembelajaran inkuiri, Mang Ocoy mau membahas terlebih dahulu tentang bahan ajar. Apakah bapak/ibu guru sudah mengetahui definisi bahan ajar?

Jika masih belum begitu paham, maka Mang Ocoy akan menjelaskannya. Silahkan simak penjelasannya di bawah ini. 👇

Definisi Bahan Ajar

Cara Penggunaan Bahan Ajar Tematik Berbasis Model Pembelajaran Inkuiri

Suatu perangkat materi yang disusun secara sistematis, serta menampilkan secara utuh dari kompetensi yang akan dikuasai siswa dalam kegiatan pembelajaran disebut dengan Bahan Ajar. Jadi seperti itulah definisi dari bahan ajar ya pak/bu guru.

Ada juga definisi bahan ajar menurut beberapa para ahli, di antaranya sebagai berikut. 👇

Menurut Mulyasa

Menurut beliau, bahan ajar merupakan suatu bagian dari sumber ajar yang bisa diartikan sesuatu yang mengandung pesan pembelajaran, baik yang bersifat khusus, maupun yang bersifat umum dan bisa dimanfaatkan untuk kepentingan pembelajaran.

Menurut Widodo dan Jasmadi

Menurut beliau, bahan ajar adalah seperangkat alat pembelajaran atau sarana yang berisikan materi pembelajaran, metode, batasan-batasan, dan cara mengevaluasi yang didesain secara sistematis dan menarik dalam rangka mencapai tujuan yang diharapkan, yaitu mencapai kompetensi dan subkompetensi.

Menurut Andi Prastowo

Menurut beliau, bahan ajar merupakan segala bahan yang disusun secara sistematis yang menampilkan sosok utuh dari kompetensi yang akan dikuasai siswa dan digunakan dalam proses
pembelajaran dengan tujuan untuk perencanaan dan penelaah implementasi pembelajaran.

Sedangkan maksud bahan yang disebutkan di atas adalah berbentuk informasi, alat, maupun teks. Beliau mengemukakan dalam bukunya yang berjudul Panduan Kreatif Membuat Bahan Ajar Inovatif.

Kemudian bisa disimpulkan, bahwa bahan ajar adalah semua bahan apapun yang bisa guru gunakan untuk kegiatan pembelajaran di dalam kelas maupun di luar kelas.

Itulah beberapa definisi bahan ajar menurut para ahli yang bisa Mang Ocoy paparkan. Setelah menjelaskan tentang definisi bahan ajar, Mang Ocoy akan menjelaskan tentang definisi inkuiri terlebih dahulu.

Definisi Inkuiri

Model pembelajaran yang membimbing siswa dalam memperoleh dan mendapatkan informasi, serta mencari jawaban atau memecahkan masalah terhadap peranyaan yang dirumuskan disebut dengan Inkuiri.

Pada model pembelajaran inkuiri, iswa juga terlibat secara mental dan fisik untuk memecahkan suatu permasalahan yang diberikan oleh gurunya.

Tujuan model pembelajaran inkuiri

Tujuan model pembelajaran inkuiri adalah untuk membantu siswa dalam mengembangkan sifat disiplin dan mengembangkan keterampilan intelektual yang diperlukan untuk mengajukan
pertanyaan dan menemukan jawabannya berdasarkan rasa ingin tahunya.

Ciri-ciri model pembelajaran inkuiri

Ada 8 ciri-ciri model pembelajaran inkuiri, di antaranya sebagai berikut. 👇
  1. Model pembelajaran inkuiri menggunakan keterampilan proses
  2. Jawaban yang dicari para siswa tidak diketahui terlebih dahulu dalam pembelajaran
  3. Siswa sangat berkeinginan untuk menemukan pemecahan masalah yang diberikan 
  4. Suatu masalah bisa ditemukan dengan pemecahan siswa sendiri
  5. Hipotesis dirumuskan oleh siswa untuk membimbing eksperimen atau percobaan
  6. Para siswa akan mengusulkan cara-cara pengumpulan data dengan mengumpulkan data, mengadakan pengamatan, membaca atau menggunakan sumber lain.
  7. Siswa melaksanakan penelitian secara individu atau berkelompok untuk mengumpulkan data yang diperlukan untuk menguji hipotesis tersebut
  8. Pengolahan data dilakukan oleh siswa, sehingga mereka sampai pada kesimpulan

Cara (Langkah-langkah) dalam pelaksanaan pembelajaran inkuiri

Barulah di sini Mang Ocoy akan menjelaskan tentang cara atau langkah apa saja yang harus dilakukan dalam pembelajaran inkuiri. Silahkan simak penjelasannya di bawah ini. 👇

1. Merumuskan masalah

Langkah yang pertama, guru membawa siswa pada sebuah persoalan yang mengandung teka-teki. Persoalan yang diberikan merupakan persoalan yang memberikan siswa tantangan untuk berpikir memecahkan teka-teki tersebut.

Pada proses berpikir dan mencari jawaban teka-teki itulah yang sangat penting dalam strategi model inkuiri. Oleh karenanya, dengan melalui proses tersebut siswa akan memperoleh pengalaman yang sangat berharga sebagai upaya mengembangkan mental melalui proses berpikir.

2. Melakukan hipotesis

Suatu kemampuan atau potensi yang dimiliki setiap individu untuk berpikir, pada dasarnya sudah mereka miliki sejak lahir. Adapun potensi berpikir itu dimulai dari kemampuan setiap individu dalam menebak atau mengira-ngira (berhipotesis) pada suatu permasalahan.

Salah satu cara yang bisa guru lakukan untuk mengembangkan kemampuan berhipotesis pada setiap anak adalah dengan mengajukan berbagai pertanyaan yang bisa mendorong mereka untuk merumuskan jawaban sementara atau bisa merumuskan berbagai perkiraan kemungkinan jawaban dari suatu permasalahan yang mereka kaji.

3. Perencanaan penyelidikan

Pada pembelajaran inkuiri, pengumpulan data merupakan proses mental yang sangat penting dalam pengembangan intelektual. Adapun proses pengumpulan data bukan hanya memerlukan motivasi yang kuat dalam belajar, akan tetapi juga membutuhkan ketekunan dan kemampuan menggunakan potensi berpikirnya.

Oleh karena itu, tugas dan peran guru dalam tahapan ini adalah mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang bisa mendorong siswa untuk berpikir mencari informasi yang dibutuhkan.

4. Penyelidikan

Dalam melakukan penyelidikan merupakan proses menentukan jawaban yang dianggap diterima sesuai dengan data atau informasi yang diperoleh berdasarkan pengumpulan data. Yang paling penting dalam menguji hipotesis adalah mencari tingkat keyakinan siswa atas jawaban yang telah diberikan.

Selain itu, pengujian hipotesis berarti mengembangkan kemampuan berpikir rasional. Dengan kata lain, kebenaran jawaban yang diberikan bukan hanya berdasarkan argumentasi, akan tetapi harus didukung oleh data yang ditemukan dan bisa dipertanggungjawabkan.

5. Menyimpulkan

Menyimpulkan merupakan proses mendeskripsikan temuan yang diperoleh berdasarkan hasil pengujian hipotesis yang telah dilakukan.

Itulah cara atau langkah dalam pembelajaran inkuiri yang bisa Mang Ocoy paparkan. Memang jika diperhatikan prosesnya bisa dibilang tidak terlalu sulit, dan juga tidak begitu mudah.

Kelebihan model pembelajaran inkuiri

Model pembelajaran inkuiri memiliki kelebihan ya pak/bu guru. Berikut ini adalah kelebihan model pembelajaran inkuiri. 👇
  1. Bisa meningkatkan intelektual siswa.
  2. Lebih berpusat kepada siswa.
  3. Bisa membentuk dan mengembangkan konsep diri pada siswa.
  4. Tingkat pengharapannya bertambah.
  5. Bisa mengembangkan bakat yang dimiliki para siswa.
  6. Menghindari cara-cara belajar dengan metode menghafal pada para siswa.

Kekurangan model pembelajaran inkuiri

Ternyata model pembelajaran inkuiri memiliki kekurangan juga ya pak/bu guru. Berikut ini adalah kekurangan model pembelajaran inkuiri. 👇
  1. Waktu yang dialokasikan biasanya bermasalah.
  2. Biasanya terjadi masalah dalam pelaksanaan model pembelajaran inkuiri pada siswa-siswa yang telah terbiasa menerima informasi dari guru.
  3. Para siswa yang belum terbiasa dengan model pembelajaran inkuiri biasanya akan mengalami kendala dalam proses berpikir secara individu.

Petunjuk dalam menggunakan model pembelajaran inkuiri bagi guru

Supaya guru bisa berhasil dalam mempraktikkan model pembelajaran inkuiri, maka cobalah untuk melakukan petunjuk-petunjuk di bawah ini. 👇
  1. Membaca doa terlebih dahulu, supaya pembelajaran diberikan kemudahan dan kelancaran oleh Allah.
  2. Memberikan pemahaman awal kepada para siswa di awal pembelajaran.
  3. Memberikan bimbingan kepada siswa dalam proses belajar.
  4. Cobalah untuk menjadi fasilitator bagi siswa.
  5. Cobalah untuk membantu siswa dalam memecahkan masalah.

Petunjuk dalam menggunakan model pembelajaran inkuiri bagi siswa

Begitu juga dengan siswa, agar bisa berhasil dalam mengaplikasikan model pembelajaran inkuiri, maka lakukanlah beberapa petunjuk di bawah ini. 👇
  1. Sebelum memulai pembelajaran, maka awali belajar dengan membaca doa terlebih dahulu.
  2. Niatkan belajar hanya untuk menuntut ilmu.
  3. Membaca materi yang terdapat dalam LKS dengan seksama.
  4. Berdiskusi ketika mengerjakan LKS bersama seluruh anggota kelompok.
  5. Lakukan setiap kegiatan yang ada pada LKS dengan bersungguh-sungguh.
  6. Cobalah untuk bersikap sikap jujur, disiplin, bertanggung jawab, bekerjasama dan saling tolong menolong.
  7. Membaca Hamdalah setelah selesai mengerjakan LKS.
Sekian yang bisa Mang Ocoy sampaikan kepada bapak/ibu guru sekalian. Itulah beberapa penjelasan tentang Cara Penggunaan Bahan Ajar Tematik Berbasis Model Pembelajaran Inkuiri. Semoga bisa bermanfaat bagi Anda semua! 🅐🅐🅜🅘🅘🅝

Posting Komentar untuk "Cara Penggunaan Bahan Ajar Tematik Berbasis Model Pembelajaran Inkuiri"