>

9 Hambatan dalam Memulai Bisnis yang Harus Anda Hadapi

Hambatan Bisnis

Vadcoy.com - Menjalani kehidupan dengan berbisnis adalah salah satu cara agar Anda bisa mendapat penghasilan lebih dibanding dengan kehidupan yang aman. Maksud kehidupan aman itu sendiri. misalnya seseorang yang bekerja pada sebuah lembaga atau perusahaan. Lalu dia mendapatkan gaji bulanan yang sudah ditentukan oleh lembaga atau perusahaan tersebut.

Kehidupan bisnis dan kehidupan aman tentu memiliki perbedaan yang sangat besar. Jika Anda lebih memilih kehidupan aman, maka penghasilan Anda hanya mendapat segitu saja sesuai dengan pemberian dari perusahaan. Namun jika anda berbisnis, maka Anda akan memiliki penghasilan lebih, bahkan bisa melebihi kehidupan aman yang telah ditentukan itu.

Lalu, bagaimana jika menjalani kedua-duanya antara kehidupan bisnis dan kehidupan aman? Menjalani keduanya bisa-bisa saja. Tapi ada beberapa kendala yang akan Anda dapatkan, salah satunya Anda tidak bisa fokus kepada bisnis Anda dan waktu yang Anda miliki juga sedikit untuk berbisnis.

Sebaiknya Anda fokus saja berbisnis jika Anda menginginkan penghasilan yang besar. Karena jika Anda ingin mempunyai penghasilan besar, namun masih tetap menjalani kehidupan aman, hal itu sangatlah sulit. Walaupun tidak mustahil, namun tetap saja tidak semua orang bisa mendapatkan penghasilan besar dengan menjalani kehidupan aman. Apalagi yang jabatannya masih di bawah dan paling rendah.

Apabila Anda memilih untuk menjalani kehidupan bisnis, maka Anda harus seutuhnya dan sepenuhnya untuk menjalaninya. Seperti Anda menjalani kehidupan aman tersebut, misalnya bekerja sehari selama 8 jam, maka terapkanlah pada pekerjaan di dunia bisnis itu. Berbisnis juga pastinya tidak akan lancar begitu saja. Ada beberapa hambatan yang akan Anda hadapi ketika Anda memulai bisnis. Berikut ini ada 9 hambatan dalam memulai bisnis yang harus Anda hadapi.

1. Modal yang kurang

Modal merupakan salah satu faktor yang sangat penting untuk memulai bisnis yang akan Anda jalani. Tentunya modal di sini adalah berbentuk materi, bukan yang lain. Memang ada beberapa bisnis yang bisa dimulai tanpa adanya modal, namun hasilnya pun tidak akan sama dengan yang menggunakan modal.

Bisnis yang tanpa modal biasanya akan lama untuk berkembang. Karena menjalani sebuah bisnis juga harus menggunakan jasa iklan. Sedangkan jasa iklan tersebut tidaklah gratis, dan jika bisnis Anda tidak menggunakan jasa iklan, maka Anda akan kalah dengan pesaing bisnis lainnya.

Oleh karena itu, modal sangat penting bagi sebuah bisnis. Modal yang cukup bahkan lebih bisa membuat bisnis yang Anda jalani semakin berkembang dan maju lagi. Bahkan Anda bisa mengalahkan pesaing bisnis Anda jika mempunyai modal yang lebih.

Rekomendasi: Cara Memulai Bisnis Besar Versi Bapak Candra Putra Negara

Di sinilah biasanya kendala bagi seorang pebisnis, dia tidak memiliki modal yang cukup. Bahkan setelah meminjam ke sana kemari tetap saja masih kurang modal. Jika hal ini menimpa dan terjadi pada Anda, mau tidak mau Anda harus menghadapinya dan terus berusaha untuk mengembangkan bisnis Anda. Walaupun membutuhkan waktu yang lama, tidaklah mengapa! Karena itu adalah proses yang harus dinikmati.

2. Waktu yang terbatas

Hambatan selanjutnya adalah waktu yang terbatas. Biasanya hal ini terjadi kepada orang-orang yang menjalani bisnis dengan merangkap sebagai karyawan di perusahaan lain. Waktu untuk bekerja di perusahaannya selama 8 jam, maka tinggal tersisa 16 jam lagi. Dengan waktu 16 jam, orang tersebut pasti memiliki waktu yang kurang untuk menjalani bisnisnya.

Waktu 16 jam pun dibagi lagi, misalnya 5 jam untuk tidur, maka tersisa 11 jam lagi. 11 jam ini pun akan terbagi lagi jika dia sudah memiliki keluarga, misalnya waktu untuk keluarganya selama 3 jam. Maka waktu yang tersisa tinggal 8 jam, dan waktu 8 jam tersebut juga tidak akan dia gunakan semuanya. Dia juga akan butuh yang namanya istirahat, makan, mandi, dan lain-lain.

Waktu yang terbatas itulah yang menjadi hambatan bagi Anda yang mau memulai bisnis dan status Anda juga masih bekerja dengan orang lain. Adapun solusinya Anda harus keluar dari perusahaan orang lain tersebut agar Anda bisa mempunyai waktu yang cukup untuk bisnis Anda. Tapi, jika Anda belum siap untuk resign, maka lanjutkan bekerja dengan orang lain sampai Anda benar-benar siap untuk keluar.

3. Kurang motivasi

Motivasi sangat penting bagi Anda yang ingin memulai bisnis dan menekuninya. Banyak orang-orang yang semangat pas di awalnya saja, lalu setelah beberapa hari semangatnya semakin memudar. Penyebabnya karena tidak ada yang memotivasinya, dia hanya menjalaninya seorang diri. Omzetnya belum cukup untuk menggaji karyawan, makanya dia bekerja seorang diri.

Sebagai pebisnis pemula tentu motivasi sangatlah dibutuhkan agar bisnisnya terus berjalan. Dan seseorang yang biasa untuk memotivasi pebisnis pemula adalah mentor. Ya, dia harus mencari dan memiliki seorang mentor agar selalu mendapat motivasi darinya.

Mentor adalah seseorang yang bukan hanya memberikan motivasi saja, melainkan dia juga bisa memberikan tips-tips dan solusi kepada pebisnis pemula jika terkena masalah. Mentor juga seseorang yang bisa memotivai dirinya sendiri, makanya dia selalu bersemangat dan walaupun down, dia akn segera bangkit lagi.

4. Pengetahuan terbatas

Sebagai seorang pebisnis pemula terkadang tidak memiliki pengetahuan yang lebih tentang bisnis yang akan dia jalani. Misalnya dia ingin memulai bisnis mie ayam. Maka dia harus tahu tentang mie ayam sepenuhnya, apalagi jika dia memulai bisnisnya sendiri saja. Dia harus mempelajari ilmu tentang mie ayam.

Rekomendasi: Pengusaha Sukses Sejati Tidak Akan Melakukan 19 Hal Ini

Banyak yang harus dipelajari dari bisnis mie ayam itu, seperti cara memilih mie yang bagus, lalu cara memasak ayamnya agar terasa enak dan berbeda dari yang lain, lalu cara memasaknya berapa lama, dan lain-lain. Dia harus bisa menguasainya jika ingin bisnisnya maju. Apalagi dia sudah mempunyai karyawan, maka dia juga harus bisa memanej mereka agar bisnisnya itu tidak mengalami kesalahan yang bisa menyebabkan kebangkrutan.

5. Kurang dukungan

Hambatan yang selanjutnya adalah kurangnya dukungan dari orang lain, terutama dari keluarga sendiri. Mungkin ada saja beberapa orang yang mengalami hal demikian. Dia menjalani bisnisnya hanya seorang diri karena keluarganya tidak sependapat dengan bisnisnya. Akhirnya dia harus menjalani seorang diri dan tanpa memiliki mentor juga.

Hal tersebut merupakan hambatan psikologis yang benar-benar harus dia hadapi. Hambatan tersebut sangatlah berat jika diperhatikan. Dan jika dia berhasil melewatinya, maka suatu saat dia akan memiliki orang-orang yang mendukungnya, walaupun bukan dari keluarga sendiri. Orang lain sudahlah cukup untuk mengurangi beban psikologisnya, jika orang itu mendukung bisnisnya dengan dukungan penuh.

6. Perhatian yang terbagi-bagi

Selain waktu yang kurang karena terbagi-bagi seperti yang telah dijelaskan di atas, maka hambatan pebisnis selanjutnya adalah perhatian yang terbagi-bagi. Biasanya seseorang yang mengalami hal seperti ini masih belum bisa menerapkan manajemen yang baik. Akhrinya perhatiannya pun terbagi-bagi untuk hal-hal yang lainnya.

Jika sudah demikian, maka dia harus menghadapinya. Dia juga harus belajar tentang manajemen lagi agar bisa memperhatikan bisnisnya secara menyeluruh, bukan terbagi-bagi. Sehingga nanti kedepannya, bisinisnya akan semakin berkembang dan menjadi besar, serta mempunyai omzet yang  banyak.

7. Kurang fokus

Hambatan selanjutnya adalah kurang fokus. Banyak juga orang-orang yang memulai bisnisnya tapi mereka kurang fokus dengan bisnisnya. Akhirnya bisnisnya stagnan seperti itu saja dan tidak berkembang. Tentu hal tersebut membuatnya tidak bisa menghasilkan income yang besar. Karena tergoda dengan hal-hal lain lah yang menjadikannya dia tidak bisa fokus.

Misalnya dia memulai bisnis ikan lele, setelah berjalan beberapa bulan, dia pun beralih ke bisnis buah-buahan. Padahal bisnis ikan lelenya masih belum dikatakan sukses dan berkembang. Tapi dia sudah berpindah ke bisnis lainnya. Seperti inilah hambatan yang akan Anda hadapi nantinya jika memulai bisnis. Maka Anda harus fokus terlebih dahulu dengan yang sedang Anda jalani sebaiknya.

8. Terikat aturan

Bagi para karyawan biasanya terdapat beberapa aturan di perusahaannya. Misalnya dia bekerja di sebuah restoran ternama, lalu setelah beberapa tahun dia ingin membuka restorannya sendiri. Sedangkan di restoran tempat bekerja ada aturan tidak boleh menjiplak atau meniru resep-resep yang ada di restorannya kusus bagi mantan karyawannya. Jika ketahuan, dia akan dituntut oleh restorannya tersebut.

Rekomendasi: Mau Jadi Orang Kaya Baru? Selain Usaha, Lakukan 11 Hal Ini

Dapat disimpulkan, aturan yang seperti itu merupakan hambatan bagi mantan-mantan karyawannya yang ingin membuka restoran seperti tempatnya bekerja. Karena menu-menu yang disediakan di sana sangat memuaskan pelanggannya. Sedangkan meniru menu tidak diperbolehkan oleh restoran tersebut. Maka dia harus bisa menghadapinya, dan harus menyurvei resep-resep baru yang lainnya.

9. Bingung memilih bisnis

Lalu hambatan yang terakhir adalah bingung dalam memilih sebuah bisnis. Karena pengetahuan yang kurang, Anda pun bingung untuk memilih bisnis apa yang akan Anda geluti. Padahal Anda sudah memiliki modal yang cukup. Hal yang seperti ini juga termasuk hambatan bagi orang-orang yang mau memulai bisnisnya.

Pastinya Anda akan banyak berpikir dan berpikir. Jika Anda memang seorang bisnisman sejati, Anda tidak akan banyak berpikir. Anda akan memilih bisnis yang sesuai dengan pasion Anda. Lalu jalankan bisnis itu dengan segera.

Apabila Anda banyak berpikir dan terus berpikir, maka Anda tidak akan memulai-mulai bisnis itu. Sedangkan bisnis yang baik adalah bisnis yang banyak actionnya dibandingkan dengan banyak mikirnya. Maka lakukanlah hal yang seperti itu!

Belum ada Komentar untuk "9 Hambatan dalam Memulai Bisnis yang Harus Anda Hadapi"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel