>

Dunia di Masa Depan (Jalan-Jalan ke Mars 1) #Episode 1

Dunia di Masa Depan Episode 1

Attention: Mohon maaf! Penulis tidak mendeskripsikan tentang tokoh-tokoh yang ada pada cerita ini. Silahkan deskripsikan sendiri oleh para pembaca tentang tokoh-tokoh yang ada pada cerita ini!

Tahun 4055 M, zaman sudah berganti dan peradaban sudah berubah. Bumi dipenuhi oleh bangunan-bangunan yang megah, bahkan bangunan-bangunan megah itu sudah dibangun di dalam lautan. Mobil-mobil melayang di udara bukan hanya pesawat saja yang bisa, bahkan kendaraan itu didesain untuk di atas air juga. Alangkah majunya peradaban zaman ini, zaman yang sangat canggih, zaman yang serba canggih, dan zaman yang paling canggih.

Jalan-jalan ke negara lain sangatlah mudah dan tidak memerlukan waktu yang lama, kendaraan super cepat melebihi kereta cepat sangatlah banyak di zaman ini. Tidak ada kemacetan lagi di jalan raya, karena jalur mobil-mobil tersebut sudah tersedia di udara yang luas dan tak terbatas. Kecelakaan sangat sedikit dan sangat jarang pada zaman ini, kendaraan melayang di udara dengan jalur yang sangat rapih dan teratur.

Ketika seseorang ingin pergi ke lautan, hal itu bukanlah hal yang mustahil lagi, hampir setiap keluarga melakukannya. Rumah-rumah di zaman ini sudah ada di dalam lautan yang sangat dalam, tentunya dengan menggunakan alat teknologi pada masa ini. Kehidupan di lautan mulai dilakukan pada masa ini, bukan hanya ikan-ikan saja yang hidup di lautan, tapi manusia bisa melakukannya seperti ikan-ikan itu.

Meluncur ke udara bukanlah hal yang mustahil pada masa ini, dalam sehari hampir setiap orang pergi melayang ke udara. Ada sebuah alat canggih yang sangat menakjubkan yang bisa membuat seseorang melayang ke udara. Dilihat dari udara, hampir seluruh daratan bumi ini dipenuhi oleh bangunan-bangunan yang ditempati, tak ada tanah kosong sedikit pun.

Manusia sudah begitu banyak pada masa ini, yang akhirnya mereka menempati sebuah planet yang bernama MARS. Begitulah kehidupan di masa ini, planet mars sudah ditempati oleh manusia karena padatnya planet bumi. Planet ini seperti kehidupan di planet bumi, sangat nyaman dan layak untuk ditempati. Pada masa ini, bukan jalan-jalan ke negara lain lagi yang dianggap aneh, yang sering disebut-sebut mengelilingi dunia. Pada masa ini sudah zamannya untuk mengelilingi angkasa, bahkan untuk pulang pergi ke Planet Mars sudah menjadi rutinitas sehari-harinya.

Berbagai macam perbocabaan untuk bisa mengelilingi angkasa pun dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya, yang akhirnya berhasil dan bisa dilakukan sampai pada tahun ini, yaitu tahun 4055 M. Sejarah telah berubah, teknologi semakin maju dan terus maju. Internet sudah tidak ada lagi zamannya loading dan buffering, semuanya serba cepat dan akses sana sini pun sangatlah mudah di masa ini. Kehidupan semakin mudah dan manusia semakin dimanjakan oleh teknologi-teknologi.  yang super menakjubkan.

Pergi ke Mars

Lalu pada suatu hari, ada seseorang yang ingin pergi ke planet Mars. Tapi karena cuacanya kurang baik, akhirnya keberangkatan harus ditunda. Namun, dia tetap harus pergi ke sana karena keadaan darurat di planet Mars tersebut.

Husain: "Pak! Pak! Cepatlah.. Saya sangat buru-buru sekali! Saya harus segera pergi ke Mars sekarang!"
Penjaga Kapal Luar Angkasa (PKLA): "Tetap tidak bisa pak.. Kita hanya mematuhi peraturan dari atasan kami.. Cuaca sekarang benar-benar buruk, dan tidak bisa untuk melakukan perjalanan.. Jika bapak memaksa, kemungkianan selamat sangatlah kecil pak.. Mohon untuk mengerti ya pak!?"
Husain: "Lalu saya harus bagaimana pak? Apakah hanya menunggu saja di sini? Keluarga saya sangat membutuhkan saya di sana pak! Makanya saya harus segera ke sana sekarang.."
PKLA: "Ya sebaiknya bapak menunggu saja sampai keadaan benar-benar aman.. Bagaimana pun canggihnya teknologi sekarang, tetap saja tidak akan bisa melawan alam pak.. Alam ini milik Tuhan, dan manusia hanya ciptaan Tuhan pak.. Jadi bersabarlah!"
Husain: "Baiklah pak.. Saya akan bersabar dan menunggu sampai cuaca benar-benar aman untuk melakukan pemberangkatan.."
PKLA: "Terima kasih atas pengertian bapak.."
Husain: "Iya pak, sama-sama.."

Setelah beberapa menit, akhirnya azan zuhur berkumandang, dan waktunya untuk melaksanakan solat duhur.

Husain: "Pak.. Mari kita solat duhur dulu! Semoga setelah kita solat, cuaca akan membaik kembali.."
PKLA: "Ya mari kita pergi ke masjid pak.."

Husain dan Penjaga Kapal Luar Angkasa pun pergi ke masjid bersama-sama.

................................

Namun, kejadian besar pun terjadi di tempat pemberangkatan kapal ketika Husain dan PKLA pergi ke masjid.

Bapak A: "Allahu Akbar.. Allahu Akbar.. Allahu Akbar.. Lari cepat lari yang jauh dari tempat ini.. Cepatlah lari yang masih selamat.. Selamatkan diri kalian!"
Anak A: "Tolong! Tolong! Kaki saya terjepit.. Saya tidak bisa bergerak.. Tolong saya yang bisa mendengar suara saya.. Saya mohon sekali tolong saya!"
Bapak A: "Di mana kau hai? Saya bisa mendengar suaramu.. Di mana kau?"
Anak A: "Saya ada di bawah bangunan ini (gedung rusak) pak.. Tolong saya pak!"

Akhirnya, Bapak 1 pun menolong Anak 1 yang kakinya terjepit itu.

Bapak A: "Alhamdulillah dek.. Akhirnya selamat juga kau..
Anak A:  "Terima kasih banyak pak sudah menyelamatkan nyawa saya.. Sekali lagi terima kasih pak.."
Bapak A: "Berterima kasihlah kepada Allah dek.. Dia lah yang sudah menyelamatkanmu sesungguhnya.."
Bapak B: "Ada apa ini ada apa?! Kenapa dengan anak ini pak?"
Bapak A: "Tadi anak ini terjepit kakinya oleh bangunan, dan masih belum bisa jalan dengan benar.. Makanya saya tuntun pak.."
Anak A:  "Iya pak kaki saya masih sakit sekali.. Kayanya kaki saya bengkak dan harus dirawat.. Padahal saya ingin sekali pergi ka Mars sekarang.."
Bapak B:"Sebaiknya ditunda dulu saja nak! Cuaca juga semakin buruk sekarang.. Lihat! Baru saja ada mobil jatuh ke tempat pemberangkatan ini nak! Mobil itu memaksa terbang.. Padahal cuaca sedang buruk kaya gini.."
Bapak A: "Iya dek.. Sebaiknya kita ke rumah sakit dulu untuk merawat kakimu ini.."
Anak A:  "Ya sudah pak.. Kita ke rumah sakit saja.. Sakit sekali kaki saya pak.."
Bapak A: "Pak.. saya ingin ke rumah sakit dulu ya.. Terima kasih sudah mengkhawatirkan anak ini pak..
Bapak B:"Iya pak sama-sama.. Hati-hati di perjalanan pak! Cuacanya masih sangat buruk pak.."
Bapak A: "Iya pak terima kasih.."

Akhirnya Bapak 1 dan Anak 1 pun pergi ke rumah sakit. Sementara itu, keadaan di tempat pemberangkatan pun masih sangat kacau. Orang-orang di sekitar masih banyak yang berlarian menyelamatkan diri mereka. Walaupun tidak ada korban jiwa, tapi banyak yang mengalami luka-luka. Kecelakaan yang terjadi akibat mobil yang sedang terbang, tiba-tiba jatuh tepat di tempat pemberangkatan Kapal Luar Angkasa yang akhirnya menyebabkan kebakaran besar karena gedung yang runtuh tertabrak mobil itu.

................................

Sementara itu, di dalam masjid.

Husain: "Masya Allah pak! Ada apa itu pak?! Kebakaran apa itu? Sangat besar sekali kebakarannya! Sepertinya berasal dari tempat pemberangkatan pak!
PKLA: "Iya pak.. Itu dari tempat pemberangkatan.. Ayo pak kita segera ke sana!"

(Bersambung)


Note: Cerita ini adalah hasil karya sendiri, bukan hasil karya orang lain. Mohon untuk tidak menyalahgunakannya!
Penulis: Vadcoy

2 Komentar untuk "Dunia di Masa Depan (Jalan-Jalan ke Mars 1) #Episode 1"

  1. konsep saya dimana langit dijunjung disana bumi di pijak , semoga selalu bersyukur aja bos, folback balik di WWW.REDSOBEK.COM ya bos ditungguin y

    BalasHapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel