>

4 Kompetensi yang Harus Dimiliki Seseorang dalam Pendidikan Islam

4 Kompetensi

VADCOY - Seperti yang sudah diketahui, Pendidikan Islam adalah sebagai upaya sadar, terstruktur, terprogram, dan sistematis yang bertujuan untuk membentuk manusia yang berkarakter. Adapun seseorang yang ingin dibentuk oleh pendidikan Islam tersebut harus memenuhi 4 kompetensi. Kompetensi-kompetensi ini tidak boleh terlewat satu pun oleh seseorang yang memilikinya. Jika salah satu dari kompetensi ini tidak dimiliki oleh seseorang, maka Pendidikan Islamnya pun kurang sempurn. Apa saja 4 kompetensi tersebut? Berikut ini adalah kompetensi-kompetensinya.

1. Berkepribadian Islam

Pada kompetensi yang pertama, seseorang harus berkepribadian menurut ajaran Islam. Hal ini sebetulnya merupakan konsekuensi keimanan seorang muslim. Intinya seorang muslim harus memiliki 2 aspek yang fundamental, yaitu pola pikir (‘aqliyyah) dan jiwa (nafsiyyah) yang berpijak pada akidah Islam. Misalnya yang mencontohkan berkepribadian Islam seperti, berkata jujur, saling memaafkan, tolong-menolong, disiplin waktu, menghormati orang yang lebih tua, menyayangi orang yang lebih muda, bisa menahan amarah, tidak terburu-buru dalam bertindak, dan lain-lain.

2. Menguasai Ilmu Islam

Islam telah mewajibkan setiap muslim untuk menuntut ilmu. Jika dilihat berdasarkan kewajibannya, menurut Imam al-Ghazali ilmu dibagi dalam 2 kategori. Pertama, ilmu yang termasuk fardhu ‘ain (kewajiban individual), artinya wajib dipelajari setiap muslim, yang terdiri dari konsepsi, ide dan hukum-hukum Islam, bahasa Arab, sirah Nabi SAW, ulumul Quran, tahfiz Quran, ulumul hadis, ushul fikih, fikih, akidah, dan lain-lain. Kedua, ilmu yang dikategorikan fardhu kifayah (kewajiban kolektif), biasanya ilmu yang mencakup sains dan teknologi, serta ilmu terapan keterampilan, seperti biologi, fisika, kedokteran, pertanian, pekebunan, perikanan, teknik, dan lain-lain.


Hakikatnya manusia tidak bisa hidup di dunia ini tanpa adanya ilmu. Seseorang yang pergi ke pasar, tentunya harus memiliki ilmu tentang jual-beli, seseorang yang pergi ke kantor ia harus memiliki ilmu tentang perkantoran, seseorang yang menjadi direktur ia harus memiliki ilmu kepemimpinan, seseorang yang menjadi da'i ia harus memiliki ilmu dakwah, seseorang yang menjadi petani ia harus memiliki ilmu bertani, dan masih banyak lagi contoh lainnya. Intinya manusia di muka bumi ini pasti memiliki ilmu tertentu, yaitu ilmu yang berkaitan dengan kehidupannya sehari-hari. Tapi, ada yang lebih penting lagi, apapun profesi seseorang tersebut, jika ia adalah seorang muslim maka ia wajib mempelajari ilmu tentang Islam. Paling dasarnya adalah ilmu tentang solat, mengaji al-Quran, berwudu, yang mana ilmu tersebut diamalkan dalam kehidupan sehari-hari seorang muslim.

3. Menguasai Ilmu Kehidupan (IPTEK)

Kompetensi yang ketiga adalah menguasai ilmu kehidupan. Menguasai IPTEK diperlukan agar umat manusia mampu mencapai kemajuan material, sehingga dapat menjalankan fungsinya sebagai Khalifah Allah di muka bumi dengan baik. Dalam ajaran agama Islam menetapkan, bahwa penguasaan sains sebagai fardhu kifayah, yaitu jika ilmu-ilmu tersebut sangat diperlukan umat, seperti kedokteran, kimia, fisika, industri penerbangan, biologi, teknik, dan lain-lain.

Tentunya semakin maju zaman, semakin berkembang pula teknologi. Ke depannya pun tidak menutup kemungkinan, semuanya bekerja menggunakan robot, yang mana robot adalah salah satu produk dari teknologi (IPTEK). Jadi, seorang muslim haruslah menguasai teknologi tersebut, agar bisa bersaing dengan orang-orang non muslim di luar sana. Jika orang-orang Islam tidak bisa menguasai teknologi, maka agama Islamtidak menutup kemungkinan akan terjajah dan akan terhapus dari dunia ini.


4. Memiliki Keterampilan dan Keahlian

Manusia yang memiliki keahlian dan keterampilan untuk memikul amanah dan tanggung jawab yang dibebankan kepadanya, sebagai Khalifah Allah SWT. Tentunya, keterampilan dan keahlian tersebut harus digunakan untuk jalan Allah, bukan untuk kemaksiatan. Maka sangatlah mubazir jika keterampilan dan keahlian tersebut digunakan bukan untuk di jalan Allah SWT. Misalnya ada seseorang yang mempunyai suara merdu, maka hendaklah ia gunakan untuk membantu agama Allah dengan cara menjadi muadzin di masjid dekat rumahnya, yang mana tujuannya agar lebih banyak jamaah yang solat berjamaah karena mendengar merdunya suara adzan tersebut.

Uraian di atas, menunjukkan bahwa 4 kompetensi yang dimiliki seseorang yang ingin dibentuk oleh Pendidikan Islam adalah tercapainya kesempurnaan insani. Kesempurnaan ini bermuara pada pendekatan diri kepada Allah dan bermuara pada kebahagiaan dunia dan akhirat.

Wallahu A'lam Bishawab

Belum ada Komentar untuk "4 Kompetensi yang Harus Dimiliki Seseorang dalam Pendidikan Islam"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel