>

Cara Menghilangkan Hadas Kecil dan Besar Menurut Madzhab Syafii

Cara Menghilangkan Hadas

VADCOY - Sebelum kita membahas bagaimana cara menghilangkan hadas kecil dan besar menurut mazhab Imam Syafi'i, alangkah baiknya kita terlebih dahulu mengetahui apa itu hadas coy. Hadas adalah segala sesuatu yang mengenai badan seorang muslim, sehingga mencegahnya untuk menjalankan ibadah yang mensyaratkan taharah, seperti solat, thawaf di Baitul Haram, dan yang lainnya.

Adapun hadas itu sendiri terbagi menjadi dua bagian coy, yaitu hadas kecil dan hadas besar. Nah! Admin akan menjelaskan rincian dan bagaimana cara menghilangkan hadas kecil dan besar. Berikut ini adalah rinciannya coy.

1. Hadas Kecil

Hadas kecil adalah sesuatu yang menyebabkan seseorang wajib berwudu, seperti kencing, buang air besar, bersentuhan antara laki-laki dan perempuan yang sudah baligh tanpa penghalang, dan hal-hal yang membatalkan wudu lainnya. Hadas kecil mempunyai cara tersendiri untuk menghilangkannya, yaitu dengan berwudu. Perintah wajib wudu bersamaan dengan perintah wajib salat lima waktu, yaitu satu tahun setengah sebelum tahun Hijriah. Untuk melaksanakan salat, kita harus berwudu terlebih dahulu, karena wudu menjadi syarat sahnya salat. Sebelum berwudu kita harus membersihkan dahulu najis-najis yang ada pada badan kita coy, jika memang badan kita ada najisnya.

Berikut ini adalah cara menghilangkan hadas kecil (berwudu) menurut madzhab Imam Syafi'i coy:
  • Membaca basmalah sambil mencuci kedua belah tangan sampai pergelangan tangan (sunah).
  • Menyela-nyela jari jemari tangan (sunnah).
  • Berkumur-kumur sambil membersihkan gigi (sunah).
  • Membersihkan lubang hidung (sunah).
  • Mencuci muka mulai dari tempat tumbuhnya rambut kepala hingga bawah dagu dan dari telinga kiri sampai telinga kanan, dibarengi dengan niat berwudu sebagai berikut (wajib):

نَوَيْتُ الوُضُوْءَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ الاَصْغَرِ فَرْضًا لِلهِ تَعَالى

  • Selesai membasuh muka (mencuci muka), lalu membasuh kedua tangan hingga siku (wajib).
  • Mengusap sebagian rambut kepala (wajib).
  • Membersihkan kedua belah telinga (sunah).
  • Kemudian yang terakhir adalah membasuh kedua kaki sampai mata kaki (wajib).
  • Menyela-nyela jari jemari kaki (sunnah).
  • Mengulangi sebanyak 3 kali (sunah).
  • Tertib/dilakukan secara berurutan (wajib).
  • Membaca doa setelah berwudu (sunnah).
Melaksanakan pekerjaan di atas harus dikerjakan secara berturut-turut, terutama yang wajibnya. Artinya rukun-rukun yang akhir, harus diakhirkan dan yang awal, harus didahulukan coy. Lalu berdoa setelah berwudu:

اَشْهَدُ اَنْ لاَاِلَهَ اِلَّااللهُ وَحْدَهُ لَاشَرِيكَ لَهُ وَ اَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًا عَبدُهُ وَرَسُوْلُهُ اللهُمَّ اجْعَلْنِيْ مِنَ الْتَّوَّابِيْنَ وَاجْعَلْنِي مِنَ الْمُتَطَهِّرِيْنَ وَاجْعَلْنِي مِنْ عِبَادِكَ الّْصَّالِحِيْنَ


“Aku bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi bahwa nabi Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. Ya Allah jadikanlah aku orang yang bertobat, golongan orang yang suci dan jadikanlah aku hamba-hamba-Mu yang soleh.”

2. Hadas Besar

Hadas besar adalah sesuatu yang menyebabkan seseorang wajib melakukan mandi besar, seperti jinabat, haid, nifas, dan yang lainnya. Cara menghilangkan hadas ini yaitu dengan mandi besar atau mandi wajib coy. Seperti yang dituliskan dalam firman Allah SWT: “Jika kamu junub, maka mandilah" (al-Maidah (5): 6). Jika tidak bisa berwudu dan mandi, maka taharah dilakukan dengan cara tayamum, bedasarkan firman Allah SWT: “Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, dan kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan debu yang baik dan suci” (al-Maidah (5): 6).  Salat sebagaimana yang telah kita ketahui, sahnya juga harus suci dari hadas besar. Dengan mandi wajib atau besar, caranya hanya dengan menyiram seluruh tubuh dengan air suci mulai dari atas kepala hingga ujung kaki.

Ada beberapa hal yang menyebabkan mandi wajib (besar) yang terjadi pada seseorang, baik laki-laki ataupun perempuan.

  • Bertemunya dua khitan, baik keluar sperma (mani) ataupun tidak.
  • Keluar sperma (mani), baik karena mimpi basah ataupun lainnya, baik karena disengaja ataupun tidak.
  • Mati, penyebab kematiannya bukan karena mati sahid ataupun bayi yang mati karena keguguran dan tubuhnya belum terbentuk.
  • Selesai nifas (berhentinya darah yang keluar dari rahim seorang ibu yang baru melahirkan).
  • Wiladah (setelah melahirkan).
  • Selesai haid.

Rekomendasi: Nih! Tanggal Rilis Anime One Punch Man Season 2

Adapun fardu mandi wajib (besar), yaitu:
  • Niat, bersamaan dengan mula-mula menyiram badan dengan air dibarengi dengan membaca:

نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ الْاَكْبَرِ فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى

“Aku niat mandi wajib untuk menghilangkan hadas besar karena Allah Ta’ala”.

  • Menyiram seluruh tubuh dengan air, yakni meratakan air ke seluruh tubuh.
  • Menghilangkan najis.

Oh iya coy! Referensi yang Admin pake untuk menghilangkan hadas kecil dan besar menurut madzhab Imam Syafi'i adalah buku karangan Bapak Sulaiman Rasjid, yang berjudul "Fiqh Islam".

Belum ada Komentar untuk "Cara Menghilangkan Hadas Kecil dan Besar Menurut Madzhab Syafii"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel